Saturday, May 27, 2017

Menuju Pagi

Kembali ku berkawan dengan sinar bulan dan gemerlap bintang
yang menyeret tangan-tangan waktu
dalam gerak gemulai yang membiusku tak bergeming

kembali ku temukan ketenangan dalam bisunya malam
dengan pundaknya yang selalu tersedia
untuk ku bersandar dari letihnya mengejar mentari

kembali ku temukan diriku
menyatu padu dengan alunan lagu
yang menggiringku masuk ke dunia itu

antara realita dan imaji bayang mimpi
antara perandaian dan penyesalan
antara kini dan nanti

namun akhirnya yang kulihat hanyalah punggung malam
perlahan bergerak tanpa menepi
mengembalikan singgasana yang dia curi dari pagi

selamat kembali, mentari.

No comments:

Post a Comment